Sebelum Dilupakan

Kaukah itu?

Yang menelan subuhku;

membunuh kantukku

yang mengeja letih;

mengoyak perih

yang bernyanyi teramat pagi;

mengelu-elukan sepi

yang mengagumi banyak senja;

mengundi keindahan mereka

yang terkadang menjadi puisi

tersisip lalu pergi

“Jangan lupakan aku” pintamu

Kaukah itu?

Yang pernah menjadi babak ingatan;

sebelum benar-benar

dilupakan.

 

Jakarta, 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s